5 Aplikasi E-Wallet Terpopuler untuk Konter Pulsa

Usaha konter pulsa sedang mengalami pergeseran peminat pelanggan akibat adanya dompet digital atau e-wallet. Kehadiran e-wallet memungkinkan seseorang melakukan pengisian pulsa, paket data, dan pembayaran PPOB secara mandiri.

Dengan maraknya penggunaan aplikasi e-wallet bukan berarti mengurangi pendapatan usaha konter pulsa. Justru ini menjadi peluang bisnis baru dengan menyediakan layanan top up e-wallet.

Lalu, dari banyaknya aplikasi e-wallet yang ada saat ini. Aplikasi e-wallet manakah yang paling sering digunakan oleh masyarakat?

Goodstats melaporkan hasil survey Jakpat pada tahun 2025, menempatkan 5 aplikasi e-wallet yang paling populer di Indonesia, diantaranya aplikasi DANA menempati posisi pertama, kedua GoPay,  ketiga ShopeePay, keempat OVO, dan kelima LinkAja.

Sebelum kita membahas dari lima e-wallet tersebut, simak terlebih dahulu penjelasan mengapa konter pulsa harus menyediakan layanan top up e-wallet.

Mengapa Konter Pulsa Wajib Menyediakan Layanan Top Up E-Wallet?

Penelitian yang dilakukan oleh Teguh Permana, dkk dengan judul “Masa Depan Usaha Konter Pulsa di Era Digital” menyimpulkan bahwa usaha konter pulsa tidak lagi bisa diandalkan sebagai usaha yang prospek. Hal ini dikarenakan sudah bermunculan alternatif lain yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk membeli pulsa seperti m-banking, e-commerce, atau e-wallet.

Era serbag digital saat ini, masyarakat lebih banyak menggunakan aplikasi e-wallet sebagai alternatif untuk membeli pulsa dan paket data.

Olehnya itu, bagi pengusaha konter pulsa mesti menyediakan layanan top up e-wallet untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Keuntungan tersebut dapat diambil dari margin produk atau biaya admin.

Untuk admin top up e-wallet biasanya berkisar mulai dari Rp 3.000 – Rp 5.000 per transaksi tergantung nominal transaksi yang dilakukan oleh pelanggan.

Jika dalam satu hari bisa melayani 30 transaksi lalu dikalikan dengan Rp 3.000 maka keuntungannya bisa mencapai Rp 90.000, ataukah jika dikalikan dengan Rp 5.000 maka keuntungannya mencapai Rp 150.000 per hari.

Apabila dibandingkan dengan penjualan pulsa yang hanya mengambil keuntungan Rp 1.000 – Rp 3.000 per transaksi, tentu layanan top up e-wallet lebih menjanjikan hasilnya.

Untuk itu, jika kamu memiliki usaha konter sebaiknya jangan hanya melayani penjualan pulsa tetapi juga perlu menyediakan layanan top up e-wallet.

Rekomendasi Aplikasi E-Wallet Terpopuler untuk Konter Pulsa

Jika kamu pengusaha konter pemula mungkin bertanya-tanya, aplikasi e-wallet apa saja yang sering di top up di konter pulsa?

Berdasarkan laporan Goodstats dan pengamatan penulis sendiri, menyimpulkan bahwa saat ini ada 5 aplikasi e-wallet yang sering di top up di konter pulsa, yaitu DANA, GoPay, ShopeePay, dan OVO.

Berikut penjelasan dari masing-masing aplikasi e-wallet tersebut:

1. DANA

DANA menempati urutan pertama sebagai aplikasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Aplikasi e-wallet ini sangat populer pada tahun 2025 dengan tingkat penggunaan mencapai 72%.

Keunggulan aplikasi DANA terletak pada tampilannya yang sederhana, user friendly, fitur keamanan, dan integrasi dengan berbagai platform.

Aplikasi DANA memungkinkan untuk melakukan top up pulsa, transfer, bayar tagihan, dan lainnya. Selain itu, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk berbagai pembayaran layanan digital seperti belanja online dan game.

DANA juga memiliki kekurangan menurut pengalaman penulis sendiri. Salah satu kekurangan aplikasi DANA yaitu metode transfer Antar Bank hanya gratis 10 kali per bulannya. Dibandingkan dengan aplikasi GoPay memungkinkan transfer antar bank secara gratis sebanyak 100 kali.

2. GoPay

GoPay berada di posisi kedua sebagai  aplikasi e-wallet yang paling populer dengan tingkat penggunaan mencapai 60%.

Aplikasi GoPay memiliki berbagai jenis layanan, seperti pembelian pulsa dan paket data, transfer, pembayaran listrik, BPJS, Internet WiFi, dll. Selain itu, GoPay juga memungkinkan pengguna melakukan kegiatan belanja online di berbagai layanan e-commerce.

Keunggulan yang dimiliki GoPay selain dari limit transfer gratisnya 100 kali per bulan, aplikasi ini juga memberikan harga yang murah melalui program promo dan tukar point.

Didalam aplikasi GoPay memungkinkan pengguna melakukan checklist harian untuk mendapatkan point yang dikumpulkan lalu bisa ditukar saat melakukan transaksi pembelian pulsa atau paket data.

Keunggulan lain yang dimiliki GoPayadalahaplikasinya sangat ringan dan proses registrasinya sangat mudah, cukup menyediakan nomor HP dan KTP untuk upgrade ke GoPay Plus.

Disamping memiliki keunggulan, GoPay memiliki kekurangan ketika melakukan top up saldo. Ketika melakukan pengisian saldo, pengguna dikenakan biaya admin Rp 999 –  Rp 1.000.

Berbeda dengan aplikasi DANA yang memberikan biaya admin gratis dengan batas tertentu pada saat melakukan top lewat m-banking seperti BRImo.

3. ShopeePay

Aplikasi ShopeePay menempati posisi ketiga dengan penggunaan mencapai 46%. Aplikasi ini banyak digunakan untuk masyarakat untuk melakukan pembayaran belanja online ketika berbelanja melakui Shopee.

Selain untuk berbelanja, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk melakukan top up atau pembelian pulsa dan paket data.

ShopeePay juga menyediakan layanan seperti layanan transportasi, layanan pemerintah, dan keuangan.

Salah satu keunggulan ShopeePay adalah menyediakan fitur SPayLater. Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan pembelian produk digital dan belanja online dengan sistem bayar nanti. Artinya pengguna bisa belanja lalu bayarnya di bulan depan atau cicil hingga 6 bulan.

Keunggulan lain ShopeePay yaitu tidak dikenakan biaya admin ketika melakukan top up saldo melalui aplikasi perbankan seperti SeaBank.

Selain itu, pembelian pulsa lampu atau token listrik juga lebih murah dibandingkan dengan aplikasi m-banking, PPOB, maupun aplikasi e-wallet lainnya. Contoh di aplikasi PPOB, token 20.000 harga modalnya sebesar Rp 21.850 sedangkan di ShopeePay hanya Rp 21.000.

Sedangkan kekurangan aplikasi ShopeePay menurut penulis adalah terletak pada laporan transaksi atau struk pembelian pulsa atau token listrik yang sulit untuk di cetak langsung di printer thermal.

Namun untuk mengatasi hal tersebut, disini kita bisa menggunakan aplikasi alternatif yaitu Mitra Shopee jika ingin melayani transaksi PPOB yang bisa langsung cetak struk penjualan.

4. OVO

Walaupun tidak sepopuler dengan ketiga aplikasi e-wallet pesaingnya. OVO menempati urutan ke empat sebagai e-wallet yang terpopuler dengan tingkat penggunaan mencapai 27%.

Salah satu alasan banyak yang menggunakan aplikasi OVO adalah memiliki tampilan yang sederhana dan user friendly.

Aplikasi OVO menyediakan berbagai layanan seperti finansial, hiburan, pembelian pulsa dan paket data, pinjaman, cicilan, dan pengisian saldo Grab.

Salah satu keunggulan OVO yaitu layanan top up saldonya juga gratis melalui aplikasi m-banking seperti BRImo dan beberapa m-banking lainnya.

Walaupun menempati posisi ke empat sebagai aplikasi e-walet terpopuler, namun berdasarkan pengamatan penulis sudah tidak terlalu banyak masyarakat yang melakukan top up saldo OVO di konter pulsa.

5. LinkAja

Aplikasi LinkAja menempati urutan kelima sebagai aplikasi terpopuler. Meskipun populer tetapi tingkat penggunaannya hanya berkisar 5%.

LinkAja adalah aplikasi e-wallet milik BUMN yang memungkinkan untuk melakukan pembelian pulsa, isi paket data, bayar tagihan (PDAM, BPJS, Listrik, dll).

Untuk melakukan top up saldo, pengguna bisa menggunakan aplikasi m-banking dari bank HIMBARA seperti BRImo, Livin Mandiri, Bale by BTN, dan Wonder BNI.

Walaupun dapat di top up lewat berbagai aplikasi m-banking tetapi salah satu kekurangan LinkAja adalah dikenakan biaya admin sebesar Rp 1.000.

Berbeda dengan e-wallet DANA, ShopeePay, dan OVO masih memberikan gratis top up untuk batas tertentu selama satu bulan.

Tips Memilih Aplikasi E-Wallet yang Tepat untuk Konter

Jika ingin menyediakan layanan top up e-wallet di konter kamu, berikut beberapa tips memilih aplikasi e-wallet yang bisa dipertimbangkan:

  1. Kecepatan & Stabilitas Server: Pastikan transaksi dalam hitungan detik agar pembeli tidak menunggu lama.
  2. Biaya Admin & Harga Modal: Bandingkan margin keuntungan dari setiap nominal top up.
  3. Kemudahan Deposit Saldo: Pilih platform yang menerima pembayaran deposit via transfer bank gratis atau gerai minimarket.
  4. Layanan Customer Service (CS): Pastikan CS responsif saat terjadi transaksi pending atau gangguan server.

Kesimpulan

Penyediaan layanan top up e-wallet memberikan peluang bisnis baru untuk mendapatkan penghasilan yang optimal pada konter pulsa.

Dalam pelayanan top up e-wallet perlu memilih aplikasi yang bagus sesuai kebutuhan. Pemilihan aplikasi tergantung pada kebutuhan dan skala bisnis konter.

Memiliki lebih dari satu aplikasi (backup system) juga sangat disarankan untuk mengantisipasi saat salah satu server sedang maintenance.

Melayani top up e-wallet dengan aplikasi yang sama memungkinkan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dibanding melakukan top up dari aplikasi m-banking atau agen pulsa all operator.

Apabila pelanggan kamu ingin melakukan top up saldo DANA maka sebaiknya gunakan aplikasi DANA untuk mengirimkan saldo. Begitu juga jika pelanggan ingin mengisi saldo GoPay, ShopeePay, atau LinkAja.

Tinggalkan komentar