Apakah kamu seorang pemilik usaha konter yang sedang mencari referensi aplikasi jual token listrik termurah? Jangan khawatir, artikel ini akan memberikan beberapa rekomendasi aplikasi yang bisa kamu gunakan.
Bagi sebagian besar pelaku usaha konter, memilih aplikasi jual token listrik termurah adalah solusi paling cerdas untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.
Namun, dengan banyaknya pilihan platform digital dan PPOB saat ini, aplikasi mana yang benar-benar menawarkan harga paling miring dan bebas biaya tersembunyi? Mari simak pembahasannya.
Kriteria Memilih Aplikasi Token Listrik yang Murah & Aman
Sebelum kita membahas aplikasinya, terlebih dahulu kita akan bahas bagaimana kriteria memiliih aplikasi token listrik yang murah dan aman.
Agar transaksi kamu tidak hanya murah tetapi juga aman, pastikan platform tersebut memenuhi beberapa kriteria berikut ini:
- Biaya Admin Rendah atau Gratis: Cari aplikasi yang membebaskan biaya admin atau menetapkan tarif di bawah Rp2.000 per transaksi.
- Kecepatan Proses 24 Jam: Sistem harus otomatis mengirimkan 20 digit nomor token ke inbox atau layar aplikasi dalam hitungan detik.
- Metode Pembayaran Fleksibel: Mendukung transfer Virtual Account, QRIS, saldo e-wallet (DANA, OVO, ShopeePay).
- Reputasi dan Legalitas: Memiliki rating tinggi di Play Store/App Store serta layanan pelanggan (customer service) yang responsif jika terjadi kendala pending.
Daftar Aplikasi Jual Token Listrik Termurah
Berikut daftar rekomendasi aplikasi jual token listrik termurah yang bisa kamu gunakan untuk memaksimalkan keuntungan usaha:
1. Mitra Shopee
Mitra Shopee adalah salah satu aplikasi jual token listrik termurah dan aman. Aplikasi ini masih masuk pada bagian ekosistem Shopee milik Sea Limited (Sea Group).
Kehadiran aplikasi Mitra Shopee memang diperuntukkan untuk para pemilik konter pulsa, warung, atau perorangan yang ingin mendaftar dan menggunakan aplikasi tersebut untuk menjual produk digital seperti token listrik.
Harga produk token listrik di Mitra Shopee masuk kategori termurah dibandingkan beberapa aplikasi PPOB lainnya. Sebagai contoh, untuk produk token listrik 20.000 dijual dengan harga Rp20.000 juga.
Dengan harga tersebut, para pemilik konter masih bisa menjualnya dengan harga Rp22.000 – Rp23.000 per transaksi. Artinya dalam setiap transaksi bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp2.000 – Rp3.000.
Namun, perlu diketahui bahwa harga token listrik di Mitra Shopee sewaktu-waktu dapat kembali ke harga normal sekitar Rp1.780 – Rp1.825 dari nominal token. Contoh token listrik 50.000 menjadi Rp51.780.
Akan tetapi, jika rutin mengumpulkan koin melalui fitur check in harian, maka kamu bisa menukarkan koin tersebut untuk mendapatkan harga token murah.

- Keunggulan: Sering menawarkan koin Shopee atau diskon potongan harga langsung untuk pembelian tagihan dan listrik..
- Kelebihan & Kekurangan: Kelebihannya memiliki fitur cetak struk dan produk digital yang sangat beragam; kekurangannya, harga dapat berubah sewaktu-waktu apabila program promo berakhir.
- Cocok untuk: Pemilik warung atau konter yang ingin serius menjadikan PPOB sebagai sumber pendapatan utama.
2. ShopeePay
ShopeePay termasuk aplikasi e-wallet yang dapat digunakan untuk menyimpan saldo dan berbelanja di Shopee serta membeli berbagai produk digital seperti token listrik.
Walaupun aplikasi ini masih berada di bawah naungan perusahaan yang sama yaitu Sea Group. Akan tetapi, harga token listrik di aplikasi ini terbilang sedikit lebih murah dibandingkan harga normal yang ada di Mitra Shopee.
Harga token listrik di Aplikasi ShopeePay hanya selisih Rp1.000 dari nominal token, atau dengan kata lain hanya mengambil biaya admin seribu rupiah dari nominal token. Contoh token listrik 20.000 hanya di jual dengan harga Rp21.000.
Dari pengalaman penulis, bahwa biaya admin Rp1.000 yang tertera di aplikasi ShopeePay bersifat tetap, artinya berlaku untuk semua nominal pembelian token listrik yang ada.
Selain itu, pengguna juga bisa menukarkan koin check in harian untuk mendapatkan diskon harga, atau bisa juga menggunakan pembayaran lewat SPayLater.

- Keunggulan: Memberikan akses harga grosir langsung sehingga margin keuntungan jual token listrik cukup lebar.
- Kelebihan & Kekurangan: Antarmuka aplikasinya ramah pengguna dan sering ada bonus poin/insentif; kekurangannya tidak bisa langsung cetak struk melalui printer thermal.
- Cocok untuk: Pemula yang ingin mulai bisnis jual token listrik dengan modal tipis.
3. Orderkuota
Orderkuota dirancang secara spesifik untuk mempermudah agen dalam transaksi produk digital otomatis.
Aplikasi Orderkuota menawarkan harga token listrik dengan selisi Rp1.850 dari nominal token yang dijual oleh pemilik warung atau konter.
Misalnya token listrik 20.000 dijual dengan har Rp21.850 per transaksi. Artinya, jika pemilik konter ingin mendapatkan keuntungan minimal menjualnya dengan harga Rp23.000 – Rp25.000.

- Keunggulan: Alur deposit dan transaksi serba cepat, dengan pilihan nominal token listrik yang lengkap.
- Kelebihan & Kekurangan: Harga relatif murah untuk skala reseller, menyediakan fitur cetak struk; kekurangannya proses deposit lebih lambat jika menggunakan metode transfer.
- Cocok untuk: Reseller pulsa dan token listrik yang mengutamakan kecepatan eksekusi sistem.
4. GoPay
GoPay adalah salah satu aplikasi e-wallet terpopuler di Indonesia yang banyak digunakan oleh masyarakat.
Aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai dompet digital untuk menyimpan saldo dana. Akan tetapi, GoPay juga memungkinkan penggunanya untuk melakukan transaksi pembelian produk digital seperti pulsa, paket data, hingga token listrik.
Bagi kamu yang punya usaha konter dan ingin menjual produk token listrik dengan keuntungan yang maksimal, aplikasi GoPay bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat.
Harga token listrik di aplikasi GoPay terbilang murah yaitu selisih Rp500 dari nominal token yang di jual. Contoh, token 20.000 hanya dijual dengan harga Rp19.500.
Perlu diketahui bahwa harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu tergantung masa berlaku promo yang diberikan oleh aplikasi GoPay.
Namun, kamu tidak perlu khawatir jika harga berubah karena masih bisa mendapatkan harga murah dengan menukarkan coin yang sudah dikumpulkan melalui checkin harian.

- Keunggulan: Antarmuka aplikasinya ramah pengguna dan sering ada bonus poin/insentif, dan proses transaksi 24 jam non-stop.
- Kelebihan & Kekurangan: Kelebihannya memiliki produk digital yang sangat beragam; kekurangannya, tidak tersedia fitur cetak struk token listrik.
- Cocok untuk: Pengguna pribadi maupun agen konter rumahan yang ingin mendapatkan keuntungan maksimal.
5. DANA
Siapa yang tidak kenal dengan aplikasi yang satu ini. Ya, DANA adalah aplikasi e-wallet terpopuler di Indonesia dengan tingkat penggunaan mencapai 72%.
DANA termasuk salah satu rekomendasi aplikasi jual token listrik yang murah dan terpercaya. Harga token listrik di aplikasi DANA adalah selisih Rp1.500 dari nominal token. Contohnya untuk token listrik 20.000 dijual dengan harga Rp21.500.
Harga tersebut bisa dikatakan sedikit lebih murah jika dibandingkan dengan harga token listrik yang tersedia di aplikasi PPOB lainnya seperti OrderKuota, FastPay, dll.
Akan tetapi, di DANA tidak menyediakan nominal token listrik yang lengkap, hanya tersedia nominal 20.000 – 1.000.000.

- Keunggulan: Harga token listrik bersaing dan bisa digunakan oleh pemilik warung, konter, hingga perorangan.
- Kelebihan & Kekurangan: Antarmuka aplikasinya user friendly dan bisa melakukan top up saldo melalui berbagai metode; kekurangannya tidak menyediakan fitur cetak struk langsung melalui printer thermal.
- Cocok untuk: Pemula yang ingin mulai bisnis jual token listrik dilingkungan perumahan.
6. AmarthaFin
AmarthaFin adalah sebuah aplikasi fintech yang memungkinkan pemilik warung atau konter bisa mendaftar menjadi agen untuk melayani transaksi keuangan digital seperti penjualan pulsa, paket data, token listrik, pembayaran tagihan, hingga transfer uang.
Bagi kamu pemilik usaha konter, bisa menggunakan AmarthaFin sebagai aplikasi untuk melayani transaksi penjualan token listrik.
Harga token listrik di aplikasi AmarthaFin yaitu selisih Rp1.770 – Rp1.800 dari nominal token. Misalnya, pelanggan membeli token listrik 20.000 maka harga yang tertera di aplikasi yaitu Rp21.770.
Jika kamu menjual dengan harga Rp23.000 – Rp24.000, itu artinya kamu bisa mendapatkan keuntungan seribu hingga dua ribu lebih per transaksinya. Atau jika harga pasaran disekitar warung atau konter kamu Rp25.000 maka kamu juga bisa menjual dengan harga tersebut untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

- Keunggulan: Harga token PLN bersaing dan memiliki nominal token yang lengkap.
- Kelebihan & Kekurangan: Menyediakan fitur cetak struk; kekurangannya terkadang proses generate tokennya membutuhkan waktu yang lebih lama.
- Cocok untuk: Pengusaha konter pemula yang ingin membangun jaringan pelanggan tetap.
- Cocok untuk: Warung kelontong atau usaha ritel offline yang ingin menambah layanan pembayaran listrik.
Tips Agar Beli Token Listrik Lebih Hemat
Berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti untuk memaksimalkan pendapatan dari usaha konter:
- Memanfaatkan promo flash sale atau voucher cashback.
- Memilih waktu transaksi yang tidak trouble (hindari jam sibuk/pemeliharaan server PLN).
- Membandingkan harga antar aplikasi sebelum checkout.
Penutup
Berbagai aplikasi PPOB telah hadir untuk mempermudah pemilik warung, konter, atau perorangan untuk melakukan pembelian token listrik.
Pemilihan aplikasi bisa disesuaikan kebutuhan, untuk pemakaian sendiri bisa menggunakan aplikasi ShopeePay, DANA, atau GoPay.
Sedangkan untuk kebutuhan usaha warung atau konter bisa menggunakan aplikasi Mitra Shopee, Order Kuota, atau AmarthaFin. Sebab ketiga aplikasi tersebut memiliki fitur cetak struk yang memudahkan melakukan pencetakan struk token listrik yang akan diberikan kepada pelanggan.